Terima Kasih

Pendaftaran untuk menjadi Muzakki sudah kami terima, data diri anda segera kami proses.

[email protected]

Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah DKI Jakarta                    

Kabar Zakat

Sandi Tersentak Bazis Disebut Lembaga Ilegal

POSKOTANEWS.COM, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa statemen ketua Baznas yang menuding keberadaan BAZIS DKI sebagai lembaga liar menyentak banyak pihak.

“Saya sendiri juga tersentak oleh pernyataan Pak Bambang Sudibyo yang menyebut BAZIS sebagai lembaga ilegal,” ujar Sandi saat membuka focus group discussion soal kepastian kelembagaan dan pengelolaan zakat di Balaikota DKI, Rabu (18/4/2018).

Menurutnya, lembaga Badan Amil Zakat Infaq dan Sedekah (BAZIS) DKI Jakarta sudah menjadi brand yang kuat soal zakat. “Apalagi keberadaannya sudah lama dan dipercaya masyarakat sebagai pengelola dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS), mestinya tidak perlu dipermasalahkan lagi,” kata Sandi pada acara FGD yang menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik, budayawan Ridwan Saidi, dan lainnya.

Lebih lanjut Sandi mengharapkan agar FGD Ini menghasilkan masukan bagi Pemprov DKI tentang kelembagaan BAZIS DKI yang berdiri sejak tahun 1968 era Gubernur Ali Sadikin. “Nanti hasil FGD ini agar cepat disampaikan kepada saya,” kaya Sandi sambil mengingatkan kepada petugas BAZIS untuk tetap bekerja seperti biasa.

“Ingat, sebentar lagi masuk bulan Ramadhan yang mana biasanya makin banyak masyarakat untuk beramal agar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Target pengumpulan ZIS tahun 2018 sebesar Rp 300 miliar harus tercapai,” pesannya.

M. Taufik yang juga selaku ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta menambahkan pihaknya mendorong Gubernur Anies untuk menerbitkan perda sebagai pendukung keberadaan BAZIS DKI. “Sudah saatnya Pak Anies menerbitkan perda tentang pengelolaan zakat di jajaran Pemprov DKI Jakarta,” ujar Taufik yang menuding statemen ketua Baznas Pusat Bambang Sudibyo sangat ngawur menyebut BAZIS tersebut sebagai lbaga ilegal.

Adapun budayawan Betawi Ridwan Zaidi menyarankan Bambang tidak usah ngurusi soal DKI Jakarta. “Kedudukan BAZIS itu sudah benar. Lebih baik Pak Bambang mengurusi kerjaannya sendiri, gak usah ikut campur urusan orang lain,” tandas Ridwan. Komentar Bambang yang bikin banyak pihak tersentak dilontarkan pada awal April di Bali, usai raker Baznas.

Copyright © 2016 Bazis DKI Jakarta