Terima Kasih

Pendaftaran untuk menjadi Muzakki sudah kami terima, data diri anda segera kami proses.

admin_bazis@bazisdki.go.id

Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah DKI Jakarta                    

Jakarta Cerdas

Bantuan ZIS Kini Melalui Transfer Bank

 

Penyaluran bantuan ZIS untuk fakir miskin dan dhuafa Jakarta kini melalui jasa transfer bank. Hal ini dilakukan sesuai keinginan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, agar seluruh bantuan yang disalurkan BAZIS Provinsi DKI Jakarta maupun BAZIS Lima Wilayah Kota menggunakan non tunai (by transfer).

Sesuai dengan arahan Bapak Gubernur Basuki Tjahaya Purnama, bahwa seluruh bantuan harus menggunakan transfer bank, tidak ada lagi bantuan tunai. Tradisi transparan dan akuntable yang belakangan dikembangkan BAZIS Provinsi DKI Jakarta akan berdampak pada peningkatan citra lembaga yang dapat menyentuh hati calon pembayar ZIS. Hal itu dikatakan Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede pada acara penghargaan kepada pengumpul ZIS terbanyak tahun 2015 tingkat Walikota se Jakarta Pusat, di Masjid Al-Fauz di halaman kantor walikota. (28/5)

Selain memudahkan mustahik, model transfer ini juga menjamin bahwa bantuan yang diberikan tepat dan tidak ada potongan. Kepala BAZIS Provinsi DKI Jakarta, Djubaidi Adih menegaskan bahwa, sejak 2 tahun silam kami sudah menerapkan sistem pendistribusian ZIS melalui transfer bank (non tunai). Alhamdulillah, sejak diberlakukannya sistem ini, trust public semakin meningkat. Terlihat dari perolehan ZIS lalu sebesar Rp 134 milyar,” ungkapnya dalam BAZIS Jakarta Pusat Peduli Sesama.

Peningkatan ZIS juga terlihat menggeliat di Jakarta Pusat. Hal ini terbukti dari pengumpulan ZIS yang dikelola oleh Bazis Jakarta Pusat tahun 2015 mencapai Rp 12.966.637.040, melebihi dari target yang telah ditentukan sebesar 11 milyar rupiah.

“Perolehan ZIS tahun lalu, seluruhnya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak, pada tahun ini secara bertahap,” kata Mangara didampingi Kepala Bazis DKI Jakarta Djubaedi Adi dan Asisten Kesra Jakpus, M. Fahmi.

Kepala BAZIS Jakarta Pusat, Nurzen memaparkan, hingga 28 Mei 2016 pihaknya menyalurkan pendayagunaan ZIS 2015 kepada 3.280 mustahik terdiri dari anak yatim 898 orang, masing-masing sebesar Rp 750,000, dhuafa 900 orang, guru TPA 282 orang, marbot 352 orang, guru honor 547 orang, guru ngaji 301 orang. “Masing-masing menerima sebesar Rp 1 juta,” paparnya.

Untuk tahun ini, pengumpulan ZIS 2016 sebesar Rp 14 miliar. “Adapun perolehan sampai tanggal 25 Mei 2016 baru mencapai sekitar Rp 2,6 miliar atau sekitar 16 % dari target. “Tapi biasanya pada bulan Ramadhan, perolehan ZIS akan meningkat tajam,” ungkapnya.

Copyright © 2016 Bazis DKI Jakarta