Terima Kasih

Pendaftaran untuk menjadi Muzakki sudah kami terima, data diri anda segera kami proses.

[email protected]

Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah DKI Jakarta                    

Jakarta Bertaqwa

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Apresiasi Penyaluran Zakat Non Tunai Pada Acara Peduli Umat 1436 H di

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengapresiasi Badan Zakat Infak dan Shadaqah (Bazis) DKI Jakarta yang telah menyalurkan ZIS dengan non tunai atau transfer kepada para penerima zakat atau mustahik.

Ia juga mendorong transparansi dalam penyaluran ZIS, hal itu untuk mencegah kecurangan.

"Waktu saya pertama kali datang ke acara ini, kalau masih mengunakan amplop saya tidak akan datang lagi, saya mau semua ditransfer," kata Basuki di JCC, Selasa (21/6).

Dirinya juga menyarankan Bazis untuk membuat aplikasi untuk masyarakat yang ingin menyumbang. Ini dilakukan untuk menarik non muslim bisa menyumbang.

"Jadi aplikasi ini seperti perantara, sehingga lebih transparan dan amil juga harus bayar zakat, biar bawahan saya malu, saya aja yang belum dapat hidayah nyumbang," ujarnya.

Dengan demikian, acara penyaluran dana juga tidak dilakukan setiap saat. Karena sistem aplikasi sudah mencatat jumlah penerimaan zakat dan penyumbang.

"Yang nyumbang tidak usah disebutkan, jadinya riya dan tidak bagus ini," tandasnya.

Dalam kesempatan itu Bazis DKI juga meluncurkan web Bazis DKI serta aplikasi android dan IOS yang berisi tentang zakat, penghitungan zakat dan sebagainya sebagainya serta menyalurkan ZIS sebesar Rp 6 miliar kepada 5.222 mustahik atau penerima zakat

Copyright © 2016 Bazis DKI Jakarta